Blog Archives

Likopen untuk kesehatan jantung

senyawa likopen

Likopen merupakan antioksidan yang sangat powerful diantara mayoritas antioksidan dari golongan karotenoid. Tidak hanya terbukti mencegah penyakit kardiak pada manusia, tetapi juga bermanfaat untuk mencegah stroke dan penyumbatan pembuluh darah atau aterosklerosis. Dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh Rissanen et al. (2001) menunjukkan bahwa kadar konsentrasi likopen dalam plasma darah dan jaringan adipose menunjukkan korelasi yang signifikan terhadap insiden terjadinya stroke dan penyakit koroner.

Penelitian terbaru melaporkan jika likopen dapat melemahkan aterogeneisis, meskipun penelitian ini baru dilakukan pada kelinci yang diberikan diet tinggi lemak. Aterogenesis merupakan kerusakan-kerusakan pada endotel yang berpotensi besar mengakibatkan melekatnya platelet (plak). Platelet yang melekat kemudian menumpuk dan membentuk trombus yang berakibat terjadinya penyumbatan. Dengan pemberian likopen, akan dapat mencegah terjadinya penumpukan dan pembentukan trombis pada endotel, Suatu penelitian dengan intervensi diet yang melibatkan asupan makanan sumber likopen atau supplementasi likopen menunjukkan potensi penurunan oksidasi LDL (low density lipoprotein), kerusakan oksidatif dari DNA limfosit, dan tekanan darah. Terjadinya oksidasi LDL dipengaruhi oleh nitric oxide dan superoxide. LDL ini sangat mudah mengendap dan teroksidasi dengan senyawa radikal bebas, dan apabila LDL teroksidasi meningkatkan risiko terjadinya iskemik yang mengakibatkan terjadinya penyumbatan bahkan serangan jantung seketika.

Penelitian yang mengukur efek pada biomarker yang kuat untuk kesehatan jantung, seperti fungsi endotel dengan menggunakan jumlah yang tepat dari suplementasi likopen masih sangat jarang. Fungsi endotel dianggap sebagai salah satu biomarker terbaik dari kesehatan pembuluh darah, sehingga disfungsi pada endotel dipandang sebagai jalur penghubung antara faktor risiko koroner dan stress oksidatif. Berdasarkan hasil penelitian randomized double-blind (plasebo-terkontrol) oleh Kim et al (2011) menyimpulkan jika suplementasi likopen memiliki efek menguntungkan pada terhadap biomarker stres oksidatif, sebagaimana dibuktikan oleh penurunan kerusakan DNA oksidatif dan meningkatkan aktivitas SOD (superoxide dismutase) plasma. Subyek diberikan suplemen 15-mg likopen setiap hari selama 8 minggu, hasilnya menunjukkan terjadinya penurunan faktor risiko kardiovaskular lain, misalnya, peningkatan ukuran partikel LDL.

buah-buahan sebagai sumber likopen yang baik
sumber foto: http://kasinobola.com/

Sebagai kesimpulan bahwa konsumsi makanan sumber likopen secara tidak langsung dapat menjaga kesehatan jantung. Berdasarkan penelitian bahwa asupan likopen 15 mg per  hari dapat mencegah terjadinya oksidasi LDL penyebab aterosklerosis, stroke, dan serangan jantung. Likopen secara alami banyak terdapat di buah tomat, jambu biji, anggur, dan beberapa jenis buah lainnya.

Terapi diet penurunan berat badan

penyebab obesitas multifaktoral, penanganannya pun harus dengan berbagai cara

Program mengatur berat badan yaitu kombinasi terapi dari diet dan aktivitas fisik dan dukungan modifikasi perilaku sangat efektif untuk mendukung orang-orang obese yang ingin menurunkan berat badannya. Pendekatan yang hanya fokus pada aspek lifestyle sangat lama dalam mendukung penurunan berat badan, karena itu perlu berbagai upaya lain dengan serius agar program penurunan berat badan berjalan efektif. Akhir-akhir ini banyak orang yang berjuang mengontrol berat badan mereka dengan pola makan yang tidak menentu, dan melewatkan makan utama padahal hal tersebut tidaklah benar karena justru orang yang melewatkan satu waktu makan utama akan menybabkan dia akan overeat atau makan berlebih diwaktu makan berikutnya. Program manajemen berat badan membantu orang obese dalam mengatur pola makannya termasuk makan utama yang tidak dianjurkan untuk dilewatkan. Orang yang memiliki waktu antara makan utama yang lama cenderung menguras glikogen dalam tubuh dan penyimpanan glukosa darah yang mungkin akan menyebabkan orang akan mencari makanan utamanya yang padat energi. Oleh karena itu perlu beberapa diet yang efektif agar tetap bisa menurunkan berat badan tanpa harus melewatkan makan.

berbagai metode diet dapat dilakukan untuk menurunkan berat badan

Diet rendah kalori

Mengurangi asupan kalori lebih rendah dibandingkan energi expenditure pasti akan mengurangi berat badan anda. Sebuah studi menunjukkan bahwa menurunkan asupan kalori 600 kkal perhari sangat efektif dalam menurunkan berat badan. Anda bisa mencoba mengurangi 600 kkal anda perhari, jika di konversi kedalam makanan sumber karbohidrat yang biasa kita makan mungkin sekitar 250  gr nasi, 40 gr/1 lbr roti ketika sarapan, dan mengurangi setengah sendok gula setiap kali minum teh atau kopi.

Diet rendah lemak

Diet rendah lemak mendukung anda dalam menurunkan berat badan dan resiko penyakit kardiovaskuler. Lemak merupakan nutrient yang padat energi dibandingkan makronutrien lainnya oleh karena itu mengurangi asupan lemak dalam diet yang dilakukan secara sukses dapat menurunkan total kalori yang diperoleh.

Pengganti makan utama

Pendekatan ini dapat dilakukan dalam upaya anda menurunkan berat badan, dimana anda mengganti satu atau dua waktu makan anda dengan produk-produk makanan yang tinggi serat dan difortifikasi dengan vitamin dan mineral. Dengan begitu asupan energi anda akan berkurang, sedangkan anda dapat tetap merasa kenyang dan terutama tetap dapat menikmati santapan makanan yang lezat. Metode ini tidak merekomendasikan anda untuk mengganti semua waktu makan utama anda dengan makanan pengganti, tetap saja anda harus makan makanan sumber karbohidrat lemak dan protein setidaknya 1 atau 2 porsi dalam sehari.

Diet sangat rendah kalori

Diet ini bisa jadi dianjurkan kepada anda yang memang sangat –sangat gemuk. Pada diet ini anda dianjurkan untuk mengurangi kalori 450 kkal-800 kkal perhari dan tidak boleh lebih. Selain itu anda diharuskan mengkonsumsi tinggi protein (70-100 gr/hari), 2 liter air, dan suplementasi vitamin dan mineral. Tujuannya adalah untuk memelihara tubuh anda ketika anda tidak mendapatkan asupan kalori yang biasanya anda makan, membuat otot lebih bertenaga. Dari sebuah penelitian bahwa metode diet ini berhasil menurunkan 5-26 kg dalam 6 bulan.

Diet rendah karbohidrat

Diet rendah karbohidrat adalah intake karbohidrat antara 30% hingga 40% atau sekitar 200 gr (AKG) setiap harinya selama fase penurunan berat badan berjalan. Namun diet ini tidak  harus anda lakukan terus menerus, melainkan secara berangsur dilakukan peningkatan karbohidrat. Diet rendah karbohidrat ini tidak mengatur intake protein dan lemak, dengan tujuan agar meskipun menjalankan diet rendah karbohidrat ini, anda tidak akan merasa kelaparan, selain itu efek mengenyangkan dari protein membantu control nafsu makan dan mendukung penurunan berat badan dalam 6 bulan.

Diet rendah indeks glikemik

Dalam teori pemilihan makanan dengan mempertimbangkan indeks glikemik (IG), dampak diet glikmik dapat mencegah fluktuasi gula darah. Makanan yang berserat memiliki indeks glikemik rendah (<55), semakin rendah IG suatu makanan maka akan semakin lama makanan tersebut dicerna oleh pencernaan anda. IG yang rendah akan membuat anda merasakan rasa kenyang yang panjang, oleh karena itu pilihlah makanan yang memiliki IG rendah, mengganti sarapan dengan roti gandum putih, mengisi brunch dengan salad buah dan sayur, serta mengonsumsi kurma sebagai dessert anda.

Sumber : Payne, Anne and Barker, Helen. Advancing Dietetics and Clinical Nutrition; Obesity. 2010. Elsevier, UK.