Blog Archives

Kenali penyakit jantung

sayangi jantung anda

sayangi jantung anda

Masalah yang paling berisiko dan berpotensi mengancam jiwa penderita penyakit jantung adalah masalah pada arteri. Misalnya masalah penimbunan dinding arteri oleh plak yang akan menyebabkan aterosklerosis atau penyumbatan pembuluh darah. Jika aterosklerosis terjadi akan dapat menghalangi jalur arteri dan tentunya hal itu akan menghambat aliran darah. Aliran darah yang terhambat akan menyebabkan bagian jantung tersebut akan rusak dan tidak berfungsi secara tiba-tiba karena kurangnya oksigen, masalah itu disebut dengan infark miokardial atau serangan jantung. Biasanya sebelum hal itu terjadi, penderita mengalami tanda-tanda akibat suplai oksigen ke jantung terhalangi, seperti rasa nyeri seperti terbakar pada dada. Jika sumbatan tersebut terjadi di otak, sel otak akan rusak lalu mati dan tidak berfungsi, kondisi inilah yang disebut dengan stroke. Jika perifer arteri terhalangi, maka akan menyebabkan sirkulasi yang buruk. Arteri di otak sebenarnya sangat rapuh, saking rapuhnya biasanya stroke diakibatkan  bukan karena penyumbatan tetapi karena pembuluh darah arteri yang pecah. Begitu juga blokade yang biasanya terjadi di bagian tubuh lain seperti tangan dan kaki yang menimbulkan rasa sakit oleh karena terjadi thrombosis (pembekuan darah).

waspadai penyakit jantung, rutinlah memeriksa kesehatan jantung anda

waspadai penyakit jantung, rutinlah memeriksa kesehatan jantung anda

Faktor utama yang bertanggung jawab atas penyakit jantung adalah aterosklerosis dan penggumpalan darah. Faktor lain yang juga menyebabkan penyakit jantung selain 2 faktor utama tersebut adalah ateriosklerosis. Arteriosklerosis atau pengerasan arteri adalah suatu proses dimana serabut otot dan lapisan endotel arteri kecil dan arteriola penebalan. Karena pada dasarnya arteri bersifat elastis, namun seiring dengan bertambahnya usia, elastisitas tersebut berkurang baik ada maupun tidak adanya aterosklerosis. Kurangnya asupan vitamin C dicurigai sebagai faktor yang mempercepat berkurangnya elastisitas arteri. Vitamin C berfungsi untuk membentuk kolagen yang merupakan senyawa yang menjaga kelenturan arteri. Aterosklerosis, ateriosklerosis, dan penggumapalan darah dapat menyebabkan naiknya tekanan darah, risiko thrombosis, angina, serangan jantung, dan stroke. Sedangkan menurut sejarahnya, pada tahun 1913 seorang ilmuwan Rusia (Dr. Anitschkou) berhasil menemukan bahwa kolesterol menyebabkan penyakit jantung. Sehingga sejak saat itu banyak dokter (general practitioner) banyak merekomendasikan diet rendah kolesterol bagi mereka yang mempunyai masalah dengan jantung. Meskipun demikian dari beberapa penelitian lainnya bahwa penyakit jantung tidak sepenuhnya disebabkan oleh kolesterol.

Sayur dan Buah Sakti untuk Aterosklerosis

Aterosklerosis atau penyumbatan pembuluh darah merupkan suatu kondisi penggumpalan lemak (lipid) pada dinding arteri, yang kemudian mengeras dan membentuk kristal yang menyebabkan penyempitan saluran arteri. Akibat penyempitan tersebut, suplai darah dan oksigen ke organ-organ tubuh dan sel yang membutuhkan akan terhambat. Penggumpalan lemak (plak) tersebut apabila menyumbat arteri seluruhnya akan menyebabkan jaringan disekitarnya akan mati, kondisi inilah yang disebut strok. Kondisi paling fatal jika terjadi penyumbatan di arteri yang mengarah ke jantung dan otak karena bisa menyebabkan kegagalan fungsi kedua organ tersebut dampaknya adalah stroke berat dan penyakit jantung.

Penyebab penyumbatan tersebut berkaitan dengan pola makan yang tidak sehat, dan tidak seimbang. Konsumsi makanan yang mengandung banyak kolesterol dari golongan LDL (kolesterol jahat), lemak jenuh, dan lemak trans menjadi penentu perkembangan aterosklerosis. Lemak jenuh dan lemak trans dapat meningkatkan kadar LDL dalam serum dan menurunkan kadar HDL sebagai kolesterol baik karena itu kedua jenis golongan lemak ini sangat berbahaya bagi kesehatan dan sebaiknya dihindari. Makanan sumber lemak hewani banyak mengandung kolesterol LDL seperti daging kambing, sedangkan sumber lemak jenuh dan lemak trans biasanya bersumber dari margarin dan minyak goreng yang telah digunakan berkali-kali sehingga mengalami hidrogenasi. Biasanya makanan yang mengandung lemak trans dan lemak tidak jenuh membuat makanan memiliki tekstur enak, gurih, dan renyah. Sebaiknya hindari makanan cepat saji, kentang goreng, donat, muffin, kue kering (dari margarine), dan biscuit yang mengandung lemak. Untuk orang sehat, apabila frekuensi olahraga sedikit sebaiknya menghindari konsumsi air yang mengandung oksigen tinggi, karena hal itu justru meningkatkan radikal bebas dalam darah yang akan merusak pembuluh darah yang sudah tersumbat. Kadar LDL sebaiknya dibawah 100 mg/dl dan HDL diatas 40 mg/dl, untuk itu maka sebaiknya general check up harus rutin dilakukan untuk mengontrolnya.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terkena aterosklerosis, mengurangi penyumbatan yang bisa menyebabkan hipertensi, ataupun mengobati penyumbatan pembuluh darah yang sudah menyebabkan stroke ringan. Lakukan olahraga yang rutin, kelola stress dengan baik, pantau agar berat badan tetap ideal, berpuasa untuk menjaga kadar glukosa darah dan mencegah penimbunan lemak yang tidak terpakai, dan mengatur pola makan yang mengurangi konsumsi lemak terutama dari jenis kolesterol LDL, lemak jenuh, dan lemak trans (goreng-gorengan, kue margarine, fast food, dll) lalu memperbanyak konsumsi makanan sumber lemak cis dan lemak tidak jenuh (dari minyak nabati, produk kedelai, dll) dan sumber antioksidan yang berfungsi melawan radikal bebas perusak dinding pembuluh darah. Berikut beberapa buah dan sayur yang bermanfaat untuk melawan bahaya aterosklerosis adalah:

  1. Anggur-mengandung banyak senyawa antioksidan dan berbagai macam vitamin, karena kandungannya tersebut anggur dapat meningkatkan kerja sel yang memperlancar peredaran darah dalam tubuh, sehingga dapat mencegah dan mengurangi risiko penyakit jantung. Anggur kaya akan likopen dan karotenoid yang bermanfaat sebagai pelindung dari radikal bebas, kandungan flavonoidnya dapat meningkatkan imunitas tubuh dan menghambat penggumpalan keping-keping sel darah, memperlebar pembuluh darah, mencegah influenza, menjaga kadar glukosa darah karena gula alami (glukosa dan fruktosa) dari buah anggur sehingga dapat mencegah seseorang mengalami hipoglikemik. Anggur diyakini pula sebagai buah anti-aging karena kandungan resveratrolnya, sebagai obat anti hiperkolesterolemia karena kandungan saponin.
  2. Semangka-Daging buah semangka rendah kalori, mengandung banyak air, dan serat sehingga baik dikonsumsi oleh orang yang memiliki masalah berat badan. Karena dengan kandungan rendah kalori cukup serat dapat mencegah terjadinya penumpukan energi yang tidak digunakan dalam tubuh. Selain itu dengan konsumsi buah semangka setiap hari baik sebagai buah segar atau jus akan dapat menormalkan tekanan darah karena kandungan kalium dari semangka. Padahal kita ketahui bahwa orang yang memiliki tekanan darah melebihi normal meningkatkan risiko penyakit jantung, gangguan otak, dan ginjal. Semangka bersifat diuretik artinya memperlancar buang air kecil, bermanfaat menjaga kesehatan ginjal.
  3. Pisang-Buah pisang baik yang mentah maupun yang telah matang memiliki khasiat yang sangat banyak. Kaya akan kalium, serat, cukup energi, antioksidan, dan berbagai macam vitamin menjadikan buah pisang pilihan yang sesuai dan diterima oleh semua kalangan. Penerimaan rasa dan keterjangkauan membut pisang sebagai alternative buah yang selalu tersedia di rumah tangga. Bagaimana pisang dapat mencegah penyumbatan aliran darah? Pisang memiliki peranan dalam mengatur berat badan, terdapat penelitian yang mengatakan konsumsi 4 buah pisang matang perhari dapat membantu program penurunan berat badan. Orang yang tidak gemuk tentunya dapat terhindar dari penumpukan lemak, penumpukan energi, penyakit jantung, hipertensi, dan stroke. Memakan buah pisang menghindarkan orang dari stress dan risiko kesakitan stroke. Kandungan potassium (kalium) menormalkan gangguan zat nikotin dalam tubuh, merangsang produksi hormon relaksasi, menormalkan detak jantung, dan membantu mengirimkan oksigen ke otak dan keseluruh tubuh.
  4. Brokoli-Kandungan dalam brokoli antara lain protein, lemak, karbohidrat, serat, kalsium, zat besi, berbagai macam vitamin, dan beta karoten. Kandungan karoten dan vitamin dapat melindungi sistem kekebalan tubuh, menangkal radikal bebas penyebab tingginya kadar kolesterol darah, dan mengatur kadar glukosa darah.
  5. Terong Belanda-Satu lagi bahan pangan tradisional yang sangat bermanfaat dan mudah diperoleh di pasar yaitu terong. Sama seperti pisang, terong juga memiliki kadar kalium yang sangat tinggi yaitu sekitar 210 mg/100 gr dan kadar natriumnya rendah. Dengan sering mengonsumsi kalium yang tinggi dan natrium yang rendah, dapat terhindar dari hipertensi. Hipertensi bukanlah merupakan suatu penyakit melainkan gejala penyakit yang berpotensi menjadi penyakit seperti jantung dan penyumbatan aliran darah. Kandungan zat lain yang termasuk keajaiban sayur terong belanda adalah asam klorogenat, yaitu senyawa fenilpropanoid yang digolongkan sebagai antikanker, antikmikroba, antivirus dan berkemampuan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL). Jika rutin dikonsumsi, kadar LDL dapat lebih rendah dalam serum, penyumbatan pembuluh darah pun dapat terhindarkan. Uniknya, jika memakan terong belanda bersamaan dengan makanan sumber kolesterol, maka terong belanda dapat menurunkan konsentrasi kolesterol dalam makanan tetapi hanya jika disajikan dengan cara dikukus dan direbus. Menurut penelitian, nasuin dari kulit terong belanda bekerja sebagai antioksidan penangkal radikal bebas, membantu melindungi kerusakan sel membrane akibat penyumbatan pembuluh darah, dan menurunkan kadar LDL dalam serum.

Selain kelima buah diatas, ada beberapa buah lagi yang telah terbukti secara ilmiah bermanfaat mencegah aterosklerosis, jantung, dan stroke diantaranya buah delima, blueberry, kiwi, jagung, bawang putih. Dari golongan sayuran yaitu rebung, nangka muda, dan berbagai sayuran hijau. Dan dari golongan minyak, hindari margarin dan minyak yang telah digunakan berkali-kali (maksimal 3 kali), gantilah dengan minyak nabati seperti minyak zaitun dll.

Konsumsilah banyak sayur dan buah dalam sehari, porsi yang direkomendasikan adalah 3-5 porsi dalam sehari, atau-jika sulit menentukan-tetapkan kedisiplinan untuk senantiasa makan sayur ketika makan dan menempatkan konsumsi buah-buahan sebagai makanan selingan di pagi dan sore hari. Olahraga yang rutin setiap harinya sekitar 15 menit dengan gerakan-gerakan sedang (jalan santai, sepeda, jogging ringan) atau 60 menit dalam sepekan menjadi perilaku sehat yang bisa menghindarkan diri dari aterosklerosis, penyakit jantung koroner, stroke, obesitas, hipertensi, dan berbagai masalah kesehatan keluarga lainnya. Puasa 2-3 kali dalam sebulan membantu menjaga kestabilan gula darah puasa, menyegarkan metabolisme tubuh juga salah satu upaya menuju masyarakat sehat.

Sumber :

Agus Suwarto, Buah dan Sayur sakti tangkal penyakit

Wikipedia

Majalahkesehatan.com