Blog Archives

Kenali penyakit jantung

sayangi jantung anda

sayangi jantung anda

Masalah yang paling berisiko dan berpotensi mengancam jiwa penderita penyakit jantung adalah masalah pada arteri. Misalnya masalah penimbunan dinding arteri oleh plak yang akan menyebabkan aterosklerosis atau penyumbatan pembuluh darah. Jika aterosklerosis terjadi akan dapat menghalangi jalur arteri dan tentunya hal itu akan menghambat aliran darah. Aliran darah yang terhambat akan menyebabkan bagian jantung tersebut akan rusak dan tidak berfungsi secara tiba-tiba karena kurangnya oksigen, masalah itu disebut dengan infark miokardial atau serangan jantung. Biasanya sebelum hal itu terjadi, penderita mengalami tanda-tanda akibat suplai oksigen ke jantung terhalangi, seperti rasa nyeri seperti terbakar pada dada. Jika sumbatan tersebut terjadi di otak, sel otak akan rusak lalu mati dan tidak berfungsi, kondisi inilah yang disebut dengan stroke. Jika perifer arteri terhalangi, maka akan menyebabkan sirkulasi yang buruk. Arteri di otak sebenarnya sangat rapuh, saking rapuhnya biasanya stroke diakibatkan  bukan karena penyumbatan tetapi karena pembuluh darah arteri yang pecah. Begitu juga blokade yang biasanya terjadi di bagian tubuh lain seperti tangan dan kaki yang menimbulkan rasa sakit oleh karena terjadi thrombosis (pembekuan darah).

waspadai penyakit jantung, rutinlah memeriksa kesehatan jantung anda

waspadai penyakit jantung, rutinlah memeriksa kesehatan jantung anda

Faktor utama yang bertanggung jawab atas penyakit jantung adalah aterosklerosis dan penggumpalan darah. Faktor lain yang juga menyebabkan penyakit jantung selain 2 faktor utama tersebut adalah ateriosklerosis. Arteriosklerosis atau pengerasan arteri adalah suatu proses dimana serabut otot dan lapisan endotel arteri kecil dan arteriola penebalan. Karena pada dasarnya arteri bersifat elastis, namun seiring dengan bertambahnya usia, elastisitas tersebut berkurang baik ada maupun tidak adanya aterosklerosis. Kurangnya asupan vitamin C dicurigai sebagai faktor yang mempercepat berkurangnya elastisitas arteri. Vitamin C berfungsi untuk membentuk kolagen yang merupakan senyawa yang menjaga kelenturan arteri. Aterosklerosis, ateriosklerosis, dan penggumapalan darah dapat menyebabkan naiknya tekanan darah, risiko thrombosis, angina, serangan jantung, dan stroke. Sedangkan menurut sejarahnya, pada tahun 1913 seorang ilmuwan Rusia (Dr. Anitschkou) berhasil menemukan bahwa kolesterol menyebabkan penyakit jantung. Sehingga sejak saat itu banyak dokter (general practitioner) banyak merekomendasikan diet rendah kolesterol bagi mereka yang mempunyai masalah dengan jantung. Meskipun demikian dari beberapa penelitian lainnya bahwa penyakit jantung tidak sepenuhnya disebabkan oleh kolesterol.

Advertisements

Likopen untuk kesehatan jantung

senyawa likopen

Likopen merupakan antioksidan yang sangat powerful diantara mayoritas antioksidan dari golongan karotenoid. Tidak hanya terbukti mencegah penyakit kardiak pada manusia, tetapi juga bermanfaat untuk mencegah stroke dan penyumbatan pembuluh darah atau aterosklerosis. Dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh Rissanen et al. (2001) menunjukkan bahwa kadar konsentrasi likopen dalam plasma darah dan jaringan adipose menunjukkan korelasi yang signifikan terhadap insiden terjadinya stroke dan penyakit koroner.

Penelitian terbaru melaporkan jika likopen dapat melemahkan aterogeneisis, meskipun penelitian ini baru dilakukan pada kelinci yang diberikan diet tinggi lemak. Aterogenesis merupakan kerusakan-kerusakan pada endotel yang berpotensi besar mengakibatkan melekatnya platelet (plak). Platelet yang melekat kemudian menumpuk dan membentuk trombus yang berakibat terjadinya penyumbatan. Dengan pemberian likopen, akan dapat mencegah terjadinya penumpukan dan pembentukan trombis pada endotel, Suatu penelitian dengan intervensi diet yang melibatkan asupan makanan sumber likopen atau supplementasi likopen menunjukkan potensi penurunan oksidasi LDL (low density lipoprotein), kerusakan oksidatif dari DNA limfosit, dan tekanan darah. Terjadinya oksidasi LDL dipengaruhi oleh nitric oxide dan superoxide. LDL ini sangat mudah mengendap dan teroksidasi dengan senyawa radikal bebas, dan apabila LDL teroksidasi meningkatkan risiko terjadinya iskemik yang mengakibatkan terjadinya penyumbatan bahkan serangan jantung seketika.

Penelitian yang mengukur efek pada biomarker yang kuat untuk kesehatan jantung, seperti fungsi endotel dengan menggunakan jumlah yang tepat dari suplementasi likopen masih sangat jarang. Fungsi endotel dianggap sebagai salah satu biomarker terbaik dari kesehatan pembuluh darah, sehingga disfungsi pada endotel dipandang sebagai jalur penghubung antara faktor risiko koroner dan stress oksidatif. Berdasarkan hasil penelitian randomized double-blind (plasebo-terkontrol) oleh Kim et al (2011) menyimpulkan jika suplementasi likopen memiliki efek menguntungkan pada terhadap biomarker stres oksidatif, sebagaimana dibuktikan oleh penurunan kerusakan DNA oksidatif dan meningkatkan aktivitas SOD (superoxide dismutase) plasma. Subyek diberikan suplemen 15-mg likopen setiap hari selama 8 minggu, hasilnya menunjukkan terjadinya penurunan faktor risiko kardiovaskular lain, misalnya, peningkatan ukuran partikel LDL.

buah-buahan sebagai sumber likopen yang baik
sumber foto: http://kasinobola.com/

Sebagai kesimpulan bahwa konsumsi makanan sumber likopen secara tidak langsung dapat menjaga kesehatan jantung. Berdasarkan penelitian bahwa asupan likopen 15 mg per  hari dapat mencegah terjadinya oksidasi LDL penyebab aterosklerosis, stroke, dan serangan jantung. Likopen secara alami banyak terdapat di buah tomat, jambu biji, anggur, dan beberapa jenis buah lainnya.

Menjaga berat badan ideal dengan terapi teh hijau

teh hijau dengan segala manfaatnya bagi kesehatan

Sebagian besar masyarakat mengonsumsi teh hijau karena rasa dan keyakinan kita bahwa bisa memberikan manfaat kesehatan yang banyak dan hal itu secara ilmiah telah dibuktikan. berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh para ahli, manfaat teh hijau untuk kesehatan sangatlah banyak terutama yang berkaitan dengan pengaruhnya terhadap penurunan berat badan. Teh hijau mengandung zat antioksidan yang dapat menolak racun yang akan masuk ke tubuh kita. Teh hijau juga mengandung vitamin E dan vitamin C yang bermanfaat untuk memperkuat daya tahan tubuh, kesehatan kulit, dan kesehatan rambut. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh (diepvens et al,. 2007) selama 3 bulan menunjukan bahwa konsumsi cathecin teh mampu menginduksi reduksi berat badan dan lemak tubuh serta meningkatkan energy expenditure.

Penelitian experimental yang dilakukan oleh (Hidayati,2011) dengan Randomized Controlled Trial (RCT) dan double blind selama 90 hari menunjukan bahwa ekstrak teh hijau dapat menurunkan berat badan wanita dewasa overweight. Subjek dengan aktivitas berat dan mengkonsumsi ekstrak teh hijau mempunyai kecenderungan mengalami penurunan berat badan 2x lebih besar daripada subjek yang mempunyai aktvitas fisik berat namun tidak mengkonsumsi ekstrak teh hijau.

Selain itu, penelitian yang dilakukan oleh (Nagao, 2005) menunjukan bahwa berat badan, BMI, lingkar pinggang, massa lemak tubuh, dan lemak subkutan secara signifikan lebih rendah pada kelompok dengan konsumsi ekstrak teh hijau dibandingkan pada kelompok kontrol. Konsumsi harian teh hijau mengandung cathecin 690 mg selama 12 minggu dapat mengurangi lemak tubuh, yang menunjukkan bahwa konsumsi catechin mungkin berguna dalam pencegahan peningkatan berat badan.

Selain terhadap penurunan berat badan. Terdapat beberapa manfaat teh hijau untuk kesehatan adalah: untuk menjaga kadar kolesterol dalam tubuh agar tetap baik, mencegah kanker dan tekanan darah tinggi, menurunkan resiko stroke dan berbagai penyakit hati (lever), menjaga stamina dan menghilangkan keletihan, sebagai anti radang tenggorokan, mencegah gigi berlubang, dll.

Selain itu, kandungan bioflavonoid dalam teh hijau juga dapat memperkuat sistem pencernaan.Teh hijau juga diketahui memiliki kandungan senyawa epigallocatechin gallate yang diketahui dapat menghambat perkembangan senyawa karsinogenik, sehingga dapat mencegah pembentukan kanker. Untuk mendapatkan manfaat dari zat antioksidan yang terkandung dalam teh hijau secara alami, Anda dapat meminum 2-3 cangkir teh hijau/hari (mengandung 240 hingga 320 mg polifenol).

dikutip dari http://manfaat.org/ dan http://ahligizionlineblogku.wordpress.com/

Sayur dan Buah Sakti untuk Aterosklerosis

Aterosklerosis atau penyumbatan pembuluh darah merupkan suatu kondisi penggumpalan lemak (lipid) pada dinding arteri, yang kemudian mengeras dan membentuk kristal yang menyebabkan penyempitan saluran arteri. Akibat penyempitan tersebut, suplai darah dan oksigen ke organ-organ tubuh dan sel yang membutuhkan akan terhambat. Penggumpalan lemak (plak) tersebut apabila menyumbat arteri seluruhnya akan menyebabkan jaringan disekitarnya akan mati, kondisi inilah yang disebut strok. Kondisi paling fatal jika terjadi penyumbatan di arteri yang mengarah ke jantung dan otak karena bisa menyebabkan kegagalan fungsi kedua organ tersebut dampaknya adalah stroke berat dan penyakit jantung.

Penyebab penyumbatan tersebut berkaitan dengan pola makan yang tidak sehat, dan tidak seimbang. Konsumsi makanan yang mengandung banyak kolesterol dari golongan LDL (kolesterol jahat), lemak jenuh, dan lemak trans menjadi penentu perkembangan aterosklerosis. Lemak jenuh dan lemak trans dapat meningkatkan kadar LDL dalam serum dan menurunkan kadar HDL sebagai kolesterol baik karena itu kedua jenis golongan lemak ini sangat berbahaya bagi kesehatan dan sebaiknya dihindari. Makanan sumber lemak hewani banyak mengandung kolesterol LDL seperti daging kambing, sedangkan sumber lemak jenuh dan lemak trans biasanya bersumber dari margarin dan minyak goreng yang telah digunakan berkali-kali sehingga mengalami hidrogenasi. Biasanya makanan yang mengandung lemak trans dan lemak tidak jenuh membuat makanan memiliki tekstur enak, gurih, dan renyah. Sebaiknya hindari makanan cepat saji, kentang goreng, donat, muffin, kue kering (dari margarine), dan biscuit yang mengandung lemak. Untuk orang sehat, apabila frekuensi olahraga sedikit sebaiknya menghindari konsumsi air yang mengandung oksigen tinggi, karena hal itu justru meningkatkan radikal bebas dalam darah yang akan merusak pembuluh darah yang sudah tersumbat. Kadar LDL sebaiknya dibawah 100 mg/dl dan HDL diatas 40 mg/dl, untuk itu maka sebaiknya general check up harus rutin dilakukan untuk mengontrolnya.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terkena aterosklerosis, mengurangi penyumbatan yang bisa menyebabkan hipertensi, ataupun mengobati penyumbatan pembuluh darah yang sudah menyebabkan stroke ringan. Lakukan olahraga yang rutin, kelola stress dengan baik, pantau agar berat badan tetap ideal, berpuasa untuk menjaga kadar glukosa darah dan mencegah penimbunan lemak yang tidak terpakai, dan mengatur pola makan yang mengurangi konsumsi lemak terutama dari jenis kolesterol LDL, lemak jenuh, dan lemak trans (goreng-gorengan, kue margarine, fast food, dll) lalu memperbanyak konsumsi makanan sumber lemak cis dan lemak tidak jenuh (dari minyak nabati, produk kedelai, dll) dan sumber antioksidan yang berfungsi melawan radikal bebas perusak dinding pembuluh darah. Berikut beberapa buah dan sayur yang bermanfaat untuk melawan bahaya aterosklerosis adalah:

  1. Anggur-mengandung banyak senyawa antioksidan dan berbagai macam vitamin, karena kandungannya tersebut anggur dapat meningkatkan kerja sel yang memperlancar peredaran darah dalam tubuh, sehingga dapat mencegah dan mengurangi risiko penyakit jantung. Anggur kaya akan likopen dan karotenoid yang bermanfaat sebagai pelindung dari radikal bebas, kandungan flavonoidnya dapat meningkatkan imunitas tubuh dan menghambat penggumpalan keping-keping sel darah, memperlebar pembuluh darah, mencegah influenza, menjaga kadar glukosa darah karena gula alami (glukosa dan fruktosa) dari buah anggur sehingga dapat mencegah seseorang mengalami hipoglikemik. Anggur diyakini pula sebagai buah anti-aging karena kandungan resveratrolnya, sebagai obat anti hiperkolesterolemia karena kandungan saponin.
  2. Semangka-Daging buah semangka rendah kalori, mengandung banyak air, dan serat sehingga baik dikonsumsi oleh orang yang memiliki masalah berat badan. Karena dengan kandungan rendah kalori cukup serat dapat mencegah terjadinya penumpukan energi yang tidak digunakan dalam tubuh. Selain itu dengan konsumsi buah semangka setiap hari baik sebagai buah segar atau jus akan dapat menormalkan tekanan darah karena kandungan kalium dari semangka. Padahal kita ketahui bahwa orang yang memiliki tekanan darah melebihi normal meningkatkan risiko penyakit jantung, gangguan otak, dan ginjal. Semangka bersifat diuretik artinya memperlancar buang air kecil, bermanfaat menjaga kesehatan ginjal.
  3. Pisang-Buah pisang baik yang mentah maupun yang telah matang memiliki khasiat yang sangat banyak. Kaya akan kalium, serat, cukup energi, antioksidan, dan berbagai macam vitamin menjadikan buah pisang pilihan yang sesuai dan diterima oleh semua kalangan. Penerimaan rasa dan keterjangkauan membut pisang sebagai alternative buah yang selalu tersedia di rumah tangga. Bagaimana pisang dapat mencegah penyumbatan aliran darah? Pisang memiliki peranan dalam mengatur berat badan, terdapat penelitian yang mengatakan konsumsi 4 buah pisang matang perhari dapat membantu program penurunan berat badan. Orang yang tidak gemuk tentunya dapat terhindar dari penumpukan lemak, penumpukan energi, penyakit jantung, hipertensi, dan stroke. Memakan buah pisang menghindarkan orang dari stress dan risiko kesakitan stroke. Kandungan potassium (kalium) menormalkan gangguan zat nikotin dalam tubuh, merangsang produksi hormon relaksasi, menormalkan detak jantung, dan membantu mengirimkan oksigen ke otak dan keseluruh tubuh.
  4. Brokoli-Kandungan dalam brokoli antara lain protein, lemak, karbohidrat, serat, kalsium, zat besi, berbagai macam vitamin, dan beta karoten. Kandungan karoten dan vitamin dapat melindungi sistem kekebalan tubuh, menangkal radikal bebas penyebab tingginya kadar kolesterol darah, dan mengatur kadar glukosa darah.
  5. Terong Belanda-Satu lagi bahan pangan tradisional yang sangat bermanfaat dan mudah diperoleh di pasar yaitu terong. Sama seperti pisang, terong juga memiliki kadar kalium yang sangat tinggi yaitu sekitar 210 mg/100 gr dan kadar natriumnya rendah. Dengan sering mengonsumsi kalium yang tinggi dan natrium yang rendah, dapat terhindar dari hipertensi. Hipertensi bukanlah merupakan suatu penyakit melainkan gejala penyakit yang berpotensi menjadi penyakit seperti jantung dan penyumbatan aliran darah. Kandungan zat lain yang termasuk keajaiban sayur terong belanda adalah asam klorogenat, yaitu senyawa fenilpropanoid yang digolongkan sebagai antikanker, antikmikroba, antivirus dan berkemampuan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL). Jika rutin dikonsumsi, kadar LDL dapat lebih rendah dalam serum, penyumbatan pembuluh darah pun dapat terhindarkan. Uniknya, jika memakan terong belanda bersamaan dengan makanan sumber kolesterol, maka terong belanda dapat menurunkan konsentrasi kolesterol dalam makanan tetapi hanya jika disajikan dengan cara dikukus dan direbus. Menurut penelitian, nasuin dari kulit terong belanda bekerja sebagai antioksidan penangkal radikal bebas, membantu melindungi kerusakan sel membrane akibat penyumbatan pembuluh darah, dan menurunkan kadar LDL dalam serum.

Selain kelima buah diatas, ada beberapa buah lagi yang telah terbukti secara ilmiah bermanfaat mencegah aterosklerosis, jantung, dan stroke diantaranya buah delima, blueberry, kiwi, jagung, bawang putih. Dari golongan sayuran yaitu rebung, nangka muda, dan berbagai sayuran hijau. Dan dari golongan minyak, hindari margarin dan minyak yang telah digunakan berkali-kali (maksimal 3 kali), gantilah dengan minyak nabati seperti minyak zaitun dll.

Konsumsilah banyak sayur dan buah dalam sehari, porsi yang direkomendasikan adalah 3-5 porsi dalam sehari, atau-jika sulit menentukan-tetapkan kedisiplinan untuk senantiasa makan sayur ketika makan dan menempatkan konsumsi buah-buahan sebagai makanan selingan di pagi dan sore hari. Olahraga yang rutin setiap harinya sekitar 15 menit dengan gerakan-gerakan sedang (jalan santai, sepeda, jogging ringan) atau 60 menit dalam sepekan menjadi perilaku sehat yang bisa menghindarkan diri dari aterosklerosis, penyakit jantung koroner, stroke, obesitas, hipertensi, dan berbagai masalah kesehatan keluarga lainnya. Puasa 2-3 kali dalam sebulan membantu menjaga kestabilan gula darah puasa, menyegarkan metabolisme tubuh juga salah satu upaya menuju masyarakat sehat.

Sumber :

Agus Suwarto, Buah dan Sayur sakti tangkal penyakit

Wikipedia

Majalahkesehatan.com

Kebiasaan Makan Anak Usia Sekolah (3)

Kebiasaan konsumsi sayur dan buah

Menurut survey nasional tahun 2007, di Indonesia prevalensi anak yang kurang makan sayur (<5 porsi sehari) sangat tinggi yaitu mencapai 93,6%. Bahkan di negara maju pun seperti Australia, anak-anak yang kurang mengonsumsi sayur dan buah sangat tinggi mencapai 86%. Sebenarnya yang menjadi pertanyaan mengapa anak-anak kurang mengonsumsi sayur dan buah, apakah karena ketersediaannya, harganya yang mahal dan tidak terjangkau, rasanya yang tidak enak ataukah berbahaya bagi kesehatan. Ironisnya di berbagai daerah sangat mudah memperoleh sayur dan buah, dengan harga yang terjangkau bagi semua kelompok sosial ekonomi, rasanya pun beragam sehingga bisa memilih tergantung selera, dan tentu saja sayur dan buah member dampak kesehatan bagi anak-anak, remaja, orang dewasa, dan lanjut usia.

Alasan mengapa konsumsi sayur dan buah masih sangat kurang terutama pada kelompok anak usia sekolah karena golongan makanan tersebut masih kalah populer dengan kelompok makanan yang lain seperti makanan tinggi kalori (fastfood, cemilan, sugar-sweetened beverage, dll), kelompok makanan berlemak (steak, gorengan, olahan susu, dll). Kelompok makanan favorit anak itu selain karena rasanya yang memang disukai juga mudah dan murah untuk diperoleh. Sebagian besar jajanan anak terdiri dari makanan yang berlemak, manis, dan tinggi kalori.

Sayur dan buah merupakan sumber utama vitamin dan mineral yang esensial bagi pertumbuhan anak, kaya antioksidan. Meningkatkan konsumsi sayur dan buah merupakan bagian dari pola makan yang sehat dan seimbang, dan memberikan kontribusi terhadap kesehatan anak dan mencegah penyakit kronik di usia selanjutnya. Tingkat konsumsi sayur dan buah anak akan lebih tinggi jika orang tua menyediakan sayur dan buah di rumah. Selain itu nonton tv dan paparan iklan tv menjadi salah satu penyebab konsumsi sayur dan buah lebih rendah, karena dengan menonton tv anak akan terbiasa mengemil makanan ringan yang tentunya tidak disertai dengan sayur dan buah. Paparan iklan televisi juga menyebabkan anak akan cenderung memilih makanan yang diiklankan tersebut, dan dapat dilihat bahwa hampir semua iklan televisi makanan tidak menyangkut sayur dan buah.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kebiasaan konsumsi sayur dan buah anak, akan tetapi perlu pendekatan multi-komponen dan melibatkan banyak pihak terkait. Diantaranya adalah menetapkan kebijakan di sekolah, pelayanan di kantin sekolah, pemanfaatan media, dan peran orang tua. Kebijakan sekolah misalnya adanya fruit and vegetable breaks (istirahat), adanya aktivitas berkebun di sekolah untuk mengenalkan anak tentang sayur dan buah, atau praktik mengolah sayur dan buah menjadi makanan favorit yang enak dan menyehatkan. Pelayanan di kantin juga harus berkualitas, tidak hanya menyediakan makanan sumber energi, protein, dan lemak tetapi juga buah-buahan yang kaya akan vitamin. Sekolah juga bisa memanfaatkan media untuk mempromosikan sayur dan buah kepada anak, dan terakhir peran orang tua dengan senantiasa memberikan informasi dan ketersediaan sayur dan buah di rumah.

Makanan sehat bagi anak usia sekolah

Untuk anak usia sekolah, makanan yang divariasikan menjadi kunci utama untuk membuat anak memiliki kebiasaan makan yang sehat. Sama seperti orang dewasa, anak-anak juga membutuhkan semua zat-zat gizi untuk pertumbuhan tubuh. Kalsium untuk pertumbuhan tulang mungkin bisa diperoleh dari susu, yogurt atau ganti dengan makanan olahan yang mengandung tinggi kalsium jika terjadi intoleransi susu. Protein untuk pertumbuhan sel dan organ tubuh anak bisa diperoleh dari berbagai sumber bahan makanan yang menyehatkan seperti ikan, ayam, telur, daging, dan kacang-kacangan. Selain itu kebutuhan akan lemak juga penting, tetapi sebaiknya lemak tidak jenuh baik monounsaturated  maupun polyunsaturated (omega-3 dan omega-6). Lemak tidak jenuh sangat penting bagi anak untuk pertumbuhan sel-sel otak bagi kemajuan kecerdasan anak, lemak tidak jenuh dapat diperoleh dari minyak nabati, alvokat, kacang-kacangan, lemak ikan,  biji bunga matahari, kacang kedelai, dan kenari. Meskipun lemak baik untuk anak tetapi ada jenis lemak yang sebaiknya dihindari yaitu lemak trans yang dapat ditemukan pada margarin, kue, cemilan, dan gorengan. Kebutuhan zink juga perlu, karena bermanfaat untuk meningkatkan memori dan performa akademik anak khususnya pada anak laki-laki. Zink bisa diperoleh dari daging, susu, coklat, telur, dan berbagai makanan yang juga mengandung protein.

Anjuran untuk membatasi konsumsi gula hanya 3 sendok makan perhari (12 gram) cukup baik bagi anak, untuk menjaga berat badan dan kadar gula darah anak. Mengurangi kebiasaan mengemil, makan permen, dan kue dapat menjadi solusi menjaga asupan gula setiap harinya. Cobalah mengganti minuman manis dengan air mineral, jus buah murni, susu skim, atau susu kedelai lalu hindari makanan yang telah diproses dengan teknologi tinggi dan gantilah dengan makanan yang dimasak sendiri karena dapat menaikkan dan menurunkan kadar gula darah akibatnya anak akan merasa cepat lelah. Untuk kebutuhan garam, sebaiknya tidak kurang dari 1500 mg dan tidak lebih dari 2200 mg perhari. Karena itu pola makan dan kebiasaan makan makanan ringan perlu diperhatikan. Hindari fast food, dan makanan yang diproses dan dikemas seperti ikan kaleng, sayuran yang dikalengkan, dan makanan dari restoran fast food mengandung tinggi natrium tinggi kalori. Begitupula kurangi mengemil potato chip, kacang, dan kue kering yang asin. Cobalah mengganti makanan-makanan yang merugikan kesehatan anak dengan makanan yang lebih sehat seperti yang telah dijelaskan diatas.

Sumber

Paul M., and Robinson L. (2012). Nutrition for children and teens: Helping your kids eat healthier. Helpguide.org accessed on 16th November 2012.

Prawitasari, Titis. (2012). Healthy breakfast: how does it help my kid’s performance. FK UI. Jakarta.