Kopi: dari afrika untuk seluruh dunia


Biji kopi

Kopi menurut sejarahnya bermula dari Afrika, yang ditemukan pada tahun 800 SM kemudian para saudagar Arab membudidayakannya di Timur Tengah sekitar tahun 1.000 SM. Awalnya penemuan kopi secara tidak sengaja oleh seorang gembala dari suku bangsa Ethiopia, gembalanya memakan tanaman kopi dan membuat mereka terjaga bahkan hingga malam tiba.

Bangsa Arab berhasil membudidayakan tanaman kopi oleh karena peradaban bangsa Arab lebih baik dibandingkan bangsa Afrika. Mereka melakukan pengolahan biji kopi dengan dimasak serta direbus untuk diambil sarinya. Walaupun pengolahan biji kopi di Arab lebih berkembang dibandingkan daerah asalnya namun budidaya tanaman kopi di luar Arab belum ada. Hal itu disebabkan belum adanya pengetahuan mengenai tanaman kopi oleh daerah lain, bangsa Arab hanya mengekspor biji kopi yang sudah dikeringkan dan siap dikonsumsi sehingga tidak memungkinkan untuk ditanam. Meskipun begitu, budidaya tanaman kopi di semenanjung Timur Tengah terus berkembang, karena bagi sebagian penganut agama orthodox menjadikannya sebagai minuman suci yang membuat mereka terjaga untuk melakukan ibadah sepanjang malam. Pada tahun 1475 dibukalah kedai kopi yang pertama di dunia yang diberi nama Kiva Han yang berlokasi di Konstantinopel Turki.

Tanaman kopi mulai di budidayakan di luar negara-negara Arab pada tahun 1600, pada saat itu ada seorang pedagang dari India yang berhasil membawa tanaman kopi keluar dari Arab.  Biji kopi yang pertama kali tumbuh diluar negara-negara Arab dan Afrika adalah di Italia, kedai kopi pertama di Italia berdiri pada tahun 1645 diikuti Inggris yang mendirikannya pada tahun 1652. Karena kebutuhan pasar di Eropa sangat banyak sehingga budidaya tanaman kopi dilakukan di banyak negara-negara Eropa, pada tahun 1616 Belanda juga berhasil membudidayakannya lalu membawanya ke Pulau Jawa untuk di kultivasi secara massal sewaktu masa invasi mereka di Indonesia.

Abad 17 ini bisa dikatakan sebagai masa perkembangan tanaman kopi, karena tidak hanya dibudidayakan di Arab dan Eropa melainkan juga telah dikenal di Benua Amerika. Minuman kopi menjadi minuman favorite orang-orang Amerika pada masa itu, dan berhasil menggantikan Bir sebagai minuman utama mereka. Era perindustrian kopi di Brazil juga dimulai sekitar tahun 1700-an dan sekarang menjadi negara sebagai penghasil Kopi nomor 1 di dunia. Brazil berhasil membudidayakan kopi dalam skala yang sangat besar sehingga bisa diekspor ke negara-negara benua Amerika dan benua lainnya termasuk Asia.

Sekitar tahun 1710 an Raja Perancis mendapatkan hadiah kopi dari colonial Belanda, dan seorang perwira angkatan laut ingin membawa sebagian varietas koleksi kopi raja Perancis untuk dikembangkan di Martinik, namun Raja Louis XIV menolaknya. Sehingga perwira tersebut memimpin pasukan dan mencuri tanaman kopi tersebut lalu membudidayakannya di Martinik. Hasilnya hanya dalam kurun waktu setengah abad, Martinik menjadi penghasil kopi utama pada masa itu, dimana sekitar 18 juta pohon kopi tumbuh dengan varietas yang beragam.

Memasuki tahun 1900 banyak inovasi-inovasi yang telah berkembang dalam pengolahan kopi di seluruh dunia. Jepang berhasil memproduksi minuman kopi cepat saji pertama di dunia pada tahun 1900, pada tahun yang sama perusahaan Hill Bross di Amerika berhasil menjual minuman kopi yang dikalengkan dan mendapat penerimaan yang baik oleh masyarakat sehingga pada tahun 1920 penjualan kopi di Amerika Serikang meningkat tajam. Kemudian diikuti dengan hak paten Nescafe di Swiss oleh perusahaan Nestle, pemisahan kafein dari kopi oleh seorang Germanian dan menjualnya di Amerika dengan nama produk Sanka, dan Achilles Gaggia kebangsaan Italia berhasil membuat inovasi kopi Mocchacino untuk pertama kalinya. Itulah perkembangan budidaya dan pengolahan kopi dari tahun ke tahun dan hasilnya bisa dapat kita nikmati sekarang inidengan metode pengolahan dan rasa yang lebih beragam lagi.

sumber: khasiat bombastis kopi, the miracle of caffein

Posted on 23 May 2013, in Material, Uncategorized and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: