Abstrak Aktivitas Fisik Dan Asupan Kalsium Sebagai Faktor Resiko Obesitas

Diterbitkan dalam Buletin Gizi Kita DIY Edisi September 2012 Latar belakang: Prevalensi obesitas di Makassar cukup tinggi yakni 7,2%. Kurang aktivitas fisik juga paling tinggi di Makassar (72,9%) dan ada kecenderungan semakin tinggi pendidikan semakin rendah aktivitas fisik yang dilakukan. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa seseorang yang aktivitasnya kurang cenderung asupan kalsiumnya juga kurang. Asupan kalsiumContinue reading “Abstrak Aktivitas Fisik Dan Asupan Kalsium Sebagai Faktor Resiko Obesitas”

Sayur dan Buah Sakti untuk Aterosklerosis

Aterosklerosis atau penyumbatan pembuluh darah merupkan suatu kondisi penggumpalan lemak (lipid) pada dinding arteri, yang kemudian mengeras dan membentuk kristal yang menyebabkan penyempitan saluran arteri. Akibat penyempitan tersebut, suplai darah dan oksigen ke organ-organ tubuh dan sel yang membutuhkan akan terhambat. Penggumpalan lemak (plak) tersebut apabila menyumbat arteri seluruhnya akan menyebabkan jaringan disekitarnya akan mati,Continue reading “Sayur dan Buah Sakti untuk Aterosklerosis”

Kebiasaan Makan Anak Usia Sekolah (3)

Kebiasaan konsumsi sayur dan buah Menurut survey nasional tahun 2007, di Indonesia prevalensi anak yang kurang makan sayur (<5 porsi sehari) sangat tinggi yaitu mencapai 93,6%. Bahkan di negara maju pun seperti Australia, anak-anak yang kurang mengonsumsi sayur dan buah sangat tinggi mencapai 86%. Sebenarnya yang menjadi pertanyaan mengapa anak-anak kurang mengonsumsi sayur dan buah,Continue reading “Kebiasaan Makan Anak Usia Sekolah (3)”

Kebiasaan Makan Anak Usia Sekolah (2)

Kebiasaan makan pagi Menurut Titis (2012) permasalah yang sering dilakukan anak usia sekolah diantaranya tidak makan pagi, banyak jajan, konsumsi makanan dan minuman tinggi gula dan kurang serat, jarang konsumsi susu, tidak suka sayur dan buah, dan pola sedentari. Kesadaran anak untuk makan pagi setiap harinya masih sangat kurang, tidak hanya disebabkan karena kemalasan dariContinue reading “Kebiasaan Makan Anak Usia Sekolah (2)”

Kebiasaan Makan Anak Usia Sekolah (1)

Anak-anak usia 5-12 tahun atau usia sekolah masih belum mengetahui risiko masalah kesehatan, sehingga mereka cenderung belum peduli terhadap perilaku hidup bersih dan sehat. Pemilihan makanan pada anak-anak belum berdasarkan pertimbangan sehat atau tidak sehat, bersih atau tidak bersih, tetapi berdasarkan kesukaan mereka. Anak usia sekolah memerlukan kebutuhan gizi yang maksimal, karena pada usia tersebutContinue reading “Kebiasaan Makan Anak Usia Sekolah (1)”