Bangsa yang besar namun kecil


Disaat para anggota dewan menampakkan kekayaannya, dilain sisi negeri kita dihadapkan pada suatu kondisi yang memprihatikankan. Tingginya angka gizi buruk akibat kesulitan mendapatkan makanan dan karena penyakit infeksi yang tidak mampu diobati menjadi potret kehidupan masyarakat Indonesia yang sangat kekurangan. Apa jadinya negara ini, ketika pamer kekayaan oleh anggota dewan seakan menjadi pukulan bagi masyarakat oleh karena tidak adanya perhstian dari pemerintah akan nasib masyarakat dan bangsa ini.

salah satu korban yang memprihatinkan adalah keluarga yang di Propinsi Banten yang memiliki 7 anggota keluarga yang terdiri dari suami istri dan 5 anak. Diantara 5 anaknya 4 diantaranya menderita gizi buruk yang mengakibatkan mereka putus sekolah. Sunguh sebuah potret yang sangat memprihatikan dihadapan kita. Kondisi yang lebih miris lagi muncul di Propinsi yang sama dimana ada balita yang meninggal akibat gizi buruk yang dialaminya dan tidak mampu diatasi.

Pertanyaan kemudian apakah para pejabat negara dan daerah serta pemerintah dan orang orang kaya lainnya tidak teketuk hatinya melihat kondisi kekinian yang tengah melanda negara ini. Sungguh Indonesia akan menjadi bangsa besar yang akan ditertawakan oleh negara lain dengan kondisi seperti ini.

Posted on 8 February 2012, in Material and tagged , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: